Selasa, 20 Januari 2009

Dokter Mata buat Strabismus

Assalamu'alaikum,

Sahabat jika diantara keluarga kita ada yang STRABISMUS jangan panik...teknologi kedokteran mata saat ini khususnya di Indonesia sudah bisa menyembuhkan atau mengurangi gangguan tersebut.

Tepatnya 3 tahun lalu putri saya juga mengalami hal tersebut, setelah dipikir-pikr dan berdiskusi dan bertanya kesemua orang yang juga mengalami hal serupa maka di putuskanlah operasi mata buat putri saya, walau dengan perasaan khawatir namun atas izin Alloh SWT akhirnya anak saya berhasil operasi matanya dibantu oleh seorang Dokter Spesialis mata yang spesial buat keluarga kami dan sampai saat ini kami masih sering bersilaturahmi ke Dokter tersebut.

Kesan kami atas dokter tersebut adalah figur dokter yang Telaten, Santun, Ramah dan Yang paling penting tahu dan peduli kondisi masyarakat Kita yang terbatas dalam ekonomi.
Belia adalah Dr lembah Redati yang Prakter di Malam Rumahnya di dekat Stasiun Kramat sedangkan kalau sehari-hari selain sebagai Dosen juga praktek di RS Mata AINI.

Semoga Alloh SWT memberikan kesehatan, kemudahan dan kelapangan buat Dokter-dokter yang bekerja dengan nurani.

Wassalam,

8 komentar:

  1. Yth. Pak Dudi Rustandi

    Assalaamu'alaikum Wr. Wb.
    Sebuah artikel yg menarik, terima kasih banyak atas informasi yang sangat berguna ini. Terus terang sy juga memiliki keluhan yg sama mengenai ini, yg terjadi pada anak kami, saat ini usianya 3 thn (perempuan). Kalo boleh tahu dan bapak berkenan, mohon dpt diinformasikan mengenai prosedur pemeriksaan di Dr. Lembah, juga mengenai operasinya, lamanya, dan termasuk biayanya. Atas perkenannya, kami ucapkan jazzakumullaahi khairan katsiira.

    Wassalaamu'alaikum Wr. Wb.
    Salam hormat,
    Hadie

    NB. Informasi mhn dpt diimel ke : mr.hadie@gmail.com

    BalasHapus
  2. Yth Pak Dudi Rustandi,

    Selamat malam pak kebetulan saya search di google soal strabismus anak perempuan saya umur 6 tahun.. bisa pak diinformasikan seperti yang diminta pak Hadie diatas saya ini ke email tonysilaban@yahoo.com terima kasih sebelumnya pak.

    Hormat saya.
    Tony Silaban
    tonysilaban@yahoo.com

    BalasHapus
  3. Assalamu 'Alaikum pak Dudi,
    Pada saat saat gugling mengenai dr Lembah Redati ternyata sy terbawa ke blog anda.
    Saya mau tanya : alamat praktek beliau yg dekat stasiun kramat tepatnya sebelah mana ya pak?
    biaya pemeriksaan nya berapa ?
    thanks,
    Wassalam wrwb,
    Ronald
    ronald_delgeano@yahoo.com

    BalasHapus
  4. Assalamu'alaikum wrwb
    Anak saya dulu juga sudah dioperasi strabismus oleh beliau 6 th yll saat berumur 4 th dan insyaAllah berhasil.

    Dr Lembah Redati praktek di rumah kakak beliau di Rawamangun Muka Barat, masuk dari pasar Genjing, terus sampai ketemu klinik Eva Sari lurus saja, rumahnya tidak jauh di sebelah kanan jalan.

    Ambil nomer mulai jam 05 pagi. Prakteknya mulai jam 16 sampai pasien habis (+/- 30 mnt per pasien), sesuai nomer urut saat ambil kartu pagi hari itu. Memang agak susah ya, tapi pasiennya selalu penuh dan bahkan datang dari luar Jawa.

    Setuju dgn pak Dudi, beliau tidak komersiil, tapi sptnya mmg mendedikasikan dirinya pada ilmunya. Silakan dicoba semoga berhasil.

    BalasHapus
  5. Kepada Bpk Dudi Rustandi

    Assalaamu'alaikum Wr. Wb.
    Terima kasih banyak atas informasi dari Bapak dan sangat berguna ini. Kami juga memiliki anak berusia 2 thn (perempuan), yang mengalami hal seperti Bapak. Jika Bapak berkenan, mohon informasinya mengenai pemeriksaan di Dr. Lembah Redati, mengenai jalannya operasi strabismus utk usia dibawah 5 thn serta biaya operasinya. Atas bantuannya, sebelumnya kami ucapkan terima kasih.
    Jazzakumullaahi khairan katsiira.

    Wassalaamu'alaikum Wr. Wb.
    Salam hormat,
    Annisah

    annisah@adhi.co.id

    BalasHapus
  6. berapa biayanya pak. terimakasih

    BalasHapus
  7. apakah dr buka praktik hari Sabtu..?

    BalasHapus
  8. Sekedar informasi dr.Lembah Redati telah dipanggil yang maha kuasa pada hari Minggu,26 Januari 2014....Selamat jalan dokter Lembah Redati, Tenanglah disisiNYA...Saya sungguh beruntung pernah menjadi pasienmu....Love you so much doctor...i will always miss you....

    BalasHapus